KECELAKAAN MAUT DI TIKUNGAN MENURUN KP. CARINGIN,KEC.KALIBUNDER, SATU PELAJAR MENINGGAL DUNIA DAN SATU LAINNYA DIRUJUK KE RSUD JAMPANGKULON

0
IMG-20260801-WA0068

Global Rise TV
(SUKABUMI)– 1 Agustus 2026 – Satu orang pelajar meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan satu rekannya mengalami luka berat akibat kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan tabrakan beruntun di wilayah Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (1/8/2026) siang.

Kapolsek Kalibunder, AKP Dodi Irawan, SH, melalui Kapolsekta BRIPKA Andi Hidayat menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 13.20 WIB di ruas jalan Kp. Caringin RT 18/03, Desa Bojong, Kec. Kalibunder. Lokasi kejadian merupakan jalur tikungan dengan kontur menurun tajam yang memiliki kemiringan mencapai 60 derajat.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi mata, insiden bermula ketika sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam tanpa Nomor Polisi (TNKB) dikemudikan oleh Wanda Sahputra (16 tahun), warga Kp. Pasirkadu, Desa Sukaluyu. Motor tersebut membonceng Abdul Hamid (15 tahun), warga Kp. Citamiang, Desa Sukaluyu, dan melaju dari arah Kalibunder dengan kecepatan tinggi.

Saat memasuki tikungan menurun di lokasi kejadian, diduga pengendara kehilangan kendali sehingga kendaraan oleng ke sisi kanan jalan. Sepeda motor Beat tersebut kemudian terjatuh dan terperosot sejauh kurang lebih 8 meter dari titik jatuh awal. Dalam kondisi tak terkendali, motor Beat itu menabrak sepeda motor Honda Verza warna merah bernomor polisi B-3304-CFN yang sedang melaju dari arah berlawanan (Cikaso).

Honda Verza tersebut dikemudikan oleh Wahyudi (25 tahun), seorang mahasiswa asal Dusun Bahagia, Desa Sibungke, Kota Subulussalam.

Akibat Tabrakan Beruntun
Dampak benturan keras menyebabkan ketiga pihak mengalami nasib berbeda:

  1. Abdul Hamid (Penumpang Beat): Terlempar dari sepeda motor dan jatuh di sisi kanan jalan. Korban dinyatakan meninggal dunia di TKP akibat cedera parah di kepala dan tubuh.
  2. Wanda Sahputra (Pengendara Beat): Terpental bersama sisa-sisa rangka motor Beat yang bergeser 3 meter dari titik benturan. Korban mengalami luka berat dan segera dievakuasi tim medis untuk dirujuk ke RSUD Jampangkulon guna mendapatkan penanganan intensif.
  3. Wahyudi (Pengendara Verza): Berada tepat di titik benturan namun beruntung tidak mengalami luka fisik berarti setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan.

Faktor Penyebab dan Kondisi Jalan
Tim Polsek Kalibunder yang tiba di lokasi, termasuk BRIPKA Taufik Ridwan dan BRIPKA Agung Wardayanto, mencatat bahwa kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan kering, cuaca cerah, dan arus lalu lintas lancar. Namun, faktor utama dugaan kuat disebabkan oleh human error berupa kecepatan berlebih (over speed) saat menikung di jalur menurun ekstrem, serta ketiadaan plat nomor pada kendaraan pelaku yang menyulitkan identifikasi awal.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pelajar dan pemuda, agar senantiasa mematuhi batas kecepatan, terutama di jalur pegunungan seperti Kalibunder yang memiliki tikungan tajam dan turunan curam. Kelalaian sesaat dapat berakibat fatal seperti yang terjadi hari ini,” tegas AKP Dodi Irawan.

Proses Hukum Selanjutnya
Hingga rilis ini diterbitkan, petugas telah mengamankan barang bukti berupa kedua unit sepeda motor yang terlibat. Identitas lengkap pengemudi dan saksi-saksi kunci, yakni Bapak Isak (60) dan Bapak Soleh (56), keduanya warga setempat, telah dicatat sebagai bahan penyelidikan.

Polsek Kalibunder berkoordinasi penuh dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi untuk melanjutkan proses hukum sesuai Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jenazah almarhum Abdul Hamid telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, sementara korban luka berat Wanda Sahputra masih dalam perawatan medis.

Statistik kecelakaan ini menambah catatan fatalitas laka lantas di wilayah Sukabumi bulan Agustus 2026, dengan rincian 1 Meninggal Dunia (MD) dan 1 Luka Berat (LB). Kerugian materiil akibat kerusakan kedua kendaraan masih dalam tahap pendataan.

Masyarakat dihimbau untuk selaluutamakan keselamatan berkendara, gunakan helm SNI, patuhi rambu lalu lintas, dan pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum bepergian.

Liputan Sukabumi
Reporter :
Bambang Irawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *