Yayasan Jakarta With Love Audiensi ke Pemkab Serang, Siapkan Rumah Pintar untuk Anak-Anak

0
IMG-20260921-WA0034

Global Rise TV (Serang)–Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menerima audiensi dari Yayasan Jakarta With Love (JWL) pimpinan Cha Cha Rosa di Pendopo Bupati Serang pada Senin, 21 September 2026. Audiensi tersebut membahas rencana kolaborasi dalam bidang sosial dan pendidikan, salah satunya melalui pembangunan atau renovasi Rumah Pintar bagi anak-anak di Kabupaten Serang.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Serang Syamsuddin, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Yadi Priyadi Rochdian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aber Nurhadi, Kepala Dinas Kesehatan Efrizal, Kepala Badan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Devid Hermawan, Plt Kepala BPKAD Muhammad Ishak Abdul Rouf, serta Sekretaris DisKominfo Febrian Ripera.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Jakarta With Love yang memiliki inisiatif untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

“Ya, baik. Tentu pertama, saya secara pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan tentu mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Yayasan Jakarta with Love. Kebetulan hari ini didampingi juga oleh Pendamping Menteri Sosial Republik Indonesia, Ibu Fatma Saifullah Yusuf. Terima kasih Ibu yang telah membersamai hari ini,” kata Ratu Rachmatuzakiyah.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya bersama agar anak-anak di Kabupaten Serang mendapatkan pendidikan yang layak.

“Ini dalam rangka berkolaborasi dan bersinergi untuk bagaimana anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak. Oleh karena itu, tentu kami Pemerintah Kabupaten Serang terbuka untuk siapa pun jika ingin berkontribusi di wilayah kami, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pemerintah Kabupaten Serang dan khususnya untuk anak-anak kami di wilayah Kabupaten Serang,” ujarnya.

Ratu Rachmatuzakiyah menjelaskan, Yayasan Jakarta With Love berencana membangun atau merenovasi fasilitas yang nantinya dapat menjadi Sekolah Pintar atau tempat bagi anak-anak untuk belajar dan bermain.

“Jadi nanti rencananya dari Yayasan Jakarta with Love itu ingin membangun atau merenovasi, bekerja sama dengan kami Pemerintah Kabupaten Serang, membuat Sekolah Pintar supaya nanti anak-anak bisa berkumpul, bermain dengan baik, dan tentu dalam rangka juga mewujudkan Generasi Emas 2045,” jelasnya.

Ia berharap rencana tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Serang, khususnya anak-anak.

“Semoga apa yang diinginkan dari Yayasan Jakarta with Love itu juga bisa bermanfaat, dan saya yakin pasti bermanfaat khususnya untuk warga kami di wilayah Kabupaten Serang,” katanya.

“Ada satu dua tempat yang akan kami kunjungi. Nanti yang mengeksekusi tentu Jakarta with Love sendiri, karena kami belum mengetahui secara detail apa saja yang akan selain renovasi ruangan, apa yang akan diberikan lagi saya belum mengetahui secara detail. Namun ada beberapa tempat, salah satunya adalah di Kecamatan Cikande. Jadi hari ini kami akan berkunjung ke wilayah Cikande,” ungkapnya.

Sementara itu Pendamping Menteri Sosial Republik Indonesia, Fatma Saefullah Yusuf, turut menyampaikan dukungannya terhadap rencana kegiatan sosial yang dilakukan Yayasan Jakarta With Love di Kabupaten Serang.

“Saya selaku Pendamping Menteri Sosial senang sekali ketika ada teman yang ingin membantu masyarakat di Kabupaten Serang dan kebetulan Bupati Serang ini adalah sahabat saya juga,” ujar Fatma.

Menurut Fatma, kehadiran Yayasan Jakarta With Love menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam memberikan fasilitas yang dapat mendukung proses belajar dan aktivitas anak-anak.

“Dan ini merupakan sebuah apa, rasa syukur ketika Ibu Cha cha dengan Jakarta dengan Love-nya ingin merenovasi atau membangun sebuah tempat, tempat bermain atau tempat belajar. Tempat belajar untuk anak-anak di Kabupaten Serang,” katanya.

Fatma menilai langkah tersebut perlu mendapatkan apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak.

“Dan ini perlu kita apresiasi, disambut baik pula oleh Ibu Bupati, dan saya mendukung dari belakang. Senang banget, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan beliau bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya.

Sementara itu, Founder sekaligus Ketua Umum Yayasan Jakarta With Love, Cha Cha Rosa, menjelaskan bahwa JWL merupakan yayasan yang fokus pada kegiatan sosial dan memiliki sejumlah program untuk membantu masyarakat.

“Jakarta With Love, Yayasan Jakarta Berbagi Kasih. Kebetulan saya Chacha Rosa, founder dan Ketua Umum dari Jakarta with Love,” kata Chacha.

Ia menjelaskan, salah satu program utama JWL adalah pembangunan Rumah Pintar yang ditujukan untuk membantu daerah-daerah yang masih membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan.

“Kita memang yayasan itu concern di kegiatan sosial. Memang basisnya sosial, tujuannya adalah untuk dalam rangka salah satu program dari JWL itu sendiri, pembangunan Rumah Pintar. Jadi memang berniat membantu daerah-daerah yang belum beruntung dalam hal pendidikan, kesejahteraan, seperti itu dengan niat membangun Rumah Pintar,” jelasnya.

Chacha menambahkan, program JWL tidak hanya berfokus pada pembangunan Rumah Pintar. Yayasan tersebut juga memiliki berbagai kegiatan sosial lainnya, mulai dari kepedulian terhadap anak yatim, anak-anak penyandang disabilitas, hingga pemberdayaan UMKM.

“Programnya cukup banyak ya. Selain membangun Rumah Pintar, peduli anak yatim, tentang Kesejahteraan dalam hal anak-anak cacat, seperti itu banyak. Banyak sekali sih programnya, UMKM juga. Kita selalu rutinitas ngadain bazar untuk UMKM daerah yang benar-benar kita angkat, yang mana hasilnya memang untuk charity lagi, seperti itu,” tuturnya.

Menurut Chacha, sasaran utama berbagai kegiatan sosial tersebut mayoritas adalah anak-anak. Sementara untuk program UMKM, JWL menyasar masyarakat dengan kondisi ekonomi rendah sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

“Terutama anak-anak, mayoritas anak-anak. Kalau untuk UMKM sih untuk orang yang ekonomi rendah, ekonomi bawah, yang memang tujuannya untuk mengangkat ekonomi seperti itu dalam rumah tangga,” pungkasnya.

(A,oman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *