Panen Jagung di Pekarangan PKK, Tinawati Andra Soni Dorong Ketahanan Pangan dari Rumah

0
IMG-20260922-WA0071

Global Rise TV,(Banten)–Ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan rumah dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang tersedia. Pesan tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni saat memanen jagung pulut hasil budidaya di pekarangan Gedung PKK di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa (22/9/2026).

Jagung pulut tersebut ditanam menggunakan polibag di lahan pekarangan Gedung PKK Provinsi Banten. Menurut Tinawati Andra Soni, pemanfaatan lahan terbatas untuk menanam pangan menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat diterapkan masyarakat di lingkungan rumah.

“Hari ini kita panen jagung pulut di pekarangan PKK. Kita menggunakan polibag dan ini salah satu upaya kita menjaga ketahanan pangan yang dimulai dari pekarangan atau lahan yang kecil,” ungkap Tinawati.

Tinawati mengatakan, pemanfaatan polibag sebagai media tanam jagung pulut terinspirasi dari praktik yang pernah dilihatnya di salah satu kelurahan di Kota Cilegon.

“Saya pernah melihat ini sebelumnya di salah satu kelurahan di Kota Cilegon yang menggunakan polibag dan ditanami jagung. Maka kita coba dan hasilnya bagus,” katanya.

Tinawati berharap praktik tersebut dapat mendorong semakin banyak keluarga memanfaatkan pekarangan rumah untuk menghasilkan bahan pangan meskipun dengan lahan yang terbatas.

“Mudah-mudahan ini bisa menjaga ketahanan pangan mulai dari rumah,” jelasnya.

Selain pemanfaatan pekarangan, Tinawati juga mengaitkan budidaya pangan lokal dengan penerapan konsep B2SA atau Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman. Menurutnya, jagung merupakan salah satu pangan lokal yang dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat.

“Ini panganan lokal yang salah satu pengganti karbohidrat. Kita juga ada program B2SA, Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Nasir mengatakan, panen jagung pulut tersebut menjadi contoh bahwa lahan pekarangan yang terbatas tetap dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan.

“Ini sederhana, tapi alhamdulillah hasilnya bagus. Ini upaya PKK di gedung sendiri yang bisa membuktikan kita bisa memanfaatkan lahan pekarangan,” ujar Nasir.

Nasir menekankan bahwa kemauan menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten bersama TP PKK mendorong kader PKK dan masyarakat agar mulai memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah.

“Utamanya itu ada kemauan. Kita mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat untuk bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk menambah pangan. Kalau semua rumah tangga mantap pangan, kita akan aman,” ujarnya.

(A,Oman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *