AKSIOMA 2026 RESMI DIGELAR: RATUSAN SISWA DARI TIGA KECAMATAN BERSAING DI MTs AL HUDA JAMPANGKULON

Global Rise TV (JAMPANGKULON, SUKABUMI)– Ajang bergengsi Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Tingkat Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Wilayah Waluran, Jampangkulon, dan Kalibunder resmi dibuka dengan meriah. Kegiatan berlangsung pada Senin hingga Selasa, 5–6 Oktober 2026, bertempat di lingkungan MTs Al Huda, Desa Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Ajang tahunan ini diikuti oleh hampir 700 peserta beserta ofisial yang berasal dari seluruh satuan pendidikan MTs yang tergabung dalam lingkup KKMTs ketiga kecamatan tersebut. Kehadiran ratusan peserta ini menandakan antusiasme yang tinggi dari para siswa, guru, serta warga masyarakat dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga, seni, dan akhlak.

AJANG SELEKSI MENUJU TINGKAT KABUPATEN SUKABUMI
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Dian Darusalam, S.Hi., menjelaskan bahwa penyelenggaraan AKSIOMA di tingkat wilayah ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, melainkan tahap penyaringan resmi untuk menjaring atlet dan seniman terbaik.
“Kegiatan ini merupakan panggung seleksi untuk menjaring atlet dan seniman terbaik yang nantinya akan mewakili KKMTs Waluran–Jampangkulon–Kalibunder ke ajang AKSIOMA Tingkat Kabupaten Sukabumi, yang rencananya akan digelar pada 15–16 Oktober 2026 mendatang,” jelas Dian.
Para peserta yang lolos dari ajang ini akan menjadi wakil wilayah untuk bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai kecamatan lain di seluruh Kabupaten Sukabumi.

KOMPETISI MENJADI SARANA PEMBENTUKAN KARAKTER DAN PERSAUDARAAN
Sementara itu, Ketua KKMTs Wilayah Waluran–Jampangkulon–Kalibunder, Fazri Mulyono, S.Pd., menyampaikan arahan yang menekankan nilai-nilai luhur di balik pelaksanaan kompetisi.
“Alhamdulillah, kita semua dapat berkumpul di sini dalam rangka AKSIOMA 2026. Perlu dipahami, AKSIOMA bukan sekadar lomba mengadu kekuatan fisik atau keindahan karya seni semata. Lebih dari itu, ini adalah ajang silaturahmi, tempat mengukur bakat, serta sarana membentuk akhlakul karimah di kalangan siswa,” tegas Fazri.
Beliau menambahkan, “Menang atau kalah itu hal yang biasa. Yang jauh lebih utama adalah kejujuran, semangat sportivitas, serta menjaga persaudaraan antarpeserta dan antarmadrasah. Jangan sampai kompetisi ini justru melahirkan pertikaian atau kesenjangan antarwarga madrasah. Tetaplah jaga nama baik almamater masing-masing dengan perilaku yang terpuji.”
Fazri juga berpesan kepada seluruh atlet agar berlaga dengan sungguh-sungguh, penuh rasa percaya diri, dan meniatkan setiap usaha sebagai bagian dari ibadah. Para peserta diimbau untuk senantiasa menjaga kesopanan, ketertiban, serta kesusilaan berpakaian selama mengikuti kegiatan. Sementara bagi para pendukung atau suporter, diharapkan memberikan dukungan yang positif dan tertib, berangkat serta pulang dengan sepengetahuan pihak sekolah, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
PRESTASI TINGKAT PROVINSI MENJADI INSPIRASI DORONGAN SEMANGAT
Pada kesempatan yang sama, Pengawas Bina Kementerian Agama, Drs. H. Widad Arifin, M.Ed., hadir memberikan dorongan semangat sekaligus kabar yang membanggakan. Beliau menyampaikan bahwa kontingen dari wilayah ini telah mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten yang lalu.
“Kita patut berbangga, karena perwakilan kita dari MTs Al Fakriyah telah berhasil meraih gelar juara di tingkat Kabupaten Sukabumi dan kini berhak melaju ke ajang Tingkat Provinsi,” ujar Widad. “Semangat keberhasilan inilah yang harus diwarisi oleh seluruh peserta AKSIOMA hari ini.”
CAMAT JAMPANGKULON BUKA RESMI KEGIATAN, TEKANKAN KONDUSIFITAS DAN KARAKTER
Acara pembukaan secara resmi dipimpin oleh Camat Kecamatan Jampangkulon, Bapak Dading, S.Pd., KP. Dalam sambutannya, Camat sangat mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini sekaligus menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan keharmonisan di kalangan pelajar.
“Kami sangat mendukung penuh kegiatan yang memajukan kualitas generasi muda ini. Namun, saya ingatkan satu hal: jaga selalu kondusifitas lingkungan kita. Hindari segala bentuk perkelahian atau tawuran pelajar. Hargai keragaman dan budaya luhur yang dimiliki masyarakat kita,” pesan Camat Dading.
Beliau berharap AKSIOMA dapat menjadi wadah yang melahirkan generasi madrasah yang tidak hanya cakap dan berprestasi, tetapi juga berbudi pekerti luhur serta mencintai budaya bangsa.
Mengusung tema “Berprestasi, Berbudaya, Berakhlak Mulia”, AKSIOMA 2026 diharapkan berjalan lancar, aman, dan sukses hingga berakhir. Semoga dari kompetisi ini lahir para atlet dan seniman muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan, tetapi juga cemerlang dalam karakter, dan mampu membawa nama baik wilayah Waluran–Jampangkulon–Kalibunder hingga ke tingkat Kabupaten maupun lebih tinggi lagi.
Liputan Sukabumi
Penulis :
Bambang irawan
