PARA KIAI DAN SANTRI KAWAL PROSES HUKUM KASUS PEMUKULAN KIAI DI PADEPOKAN ALWALIY CIRACAP.

Global Rise TV (SUKABUMI) 25 Oktober 2026 — Puluhan tokoh agama, para Kiai, serta rombongan santri dari berbagai kampung di Kecamatan Ciracap dan sekitarnya, sore ini secara tertib dan damai bergerak menuju ke Kantor Polsek Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kedatangan mereka memiliki satu tujuan mulia sekaligus mendesak: untuk mengawal langsung proses hukum terkait dugaan peristiwa pemukulan terhadap seorang Kiai yang terjadi di lingkungan Padepokan Alwaliy, Desa Cikarang, Kecamatan Ciracap.

Kronologi Singkat Peristiwa
Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, peristiwa pemukulan tersebut diduga terjadi di areal Padepokan Alwaliy, Cikarang, Kecamatan Ciracap. Terduga pelaku yang disebut-sebut dalam laporan warga dikenal dengan nama atau sebutan Tabib Jalil. Peristiwa ini memicu gelombang keprihatinan sekaligus kekhawatiran yang mendalam di kalangan masyarakat luas, terlebih lagi mengingat lokasi kejadian merupakan tempat yang dihormati dan dijadikan pusat kegiatan keagamaan serta pembinaan masyarakat.
Langkah Damai Para Kiai dan Santri
Dalam kedatangannya di Polsek Ciracap, para Kiai dan para santri menegaskan bahwa langkah yang diambil ini sama sekali bukan bentuk perlawanan atau tekanan terhadap pihak kepolisian. Sebaliknya, mereka hadir untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan agar proses hukum berjalan secara transparan, objektif, dan tidak ada pihak yang merasa diabaikan.
Salah satu perwakilan Kiai yang memimpin rombongan menyampaikan pernyataan dengan nada tegas namun tetap santun:
“Kami datang ke sini atas dasar keprihatinan bersama. Kami tidak menginginkan hal-hal yang di luar jalur hukum. Kami hanya ingin memastikan bahwa proses penyelidikan terhadap kasus ini berjalan sebagaimana mestinya, jujur, dan adil. Biarlah hukum yang berbicara dan menentukan segalanya. Kami percaya kepada aparat penegak hukum di sini untuk menangani kasus ini dengan bijaksana dan penuh tanggung jawab.”
Para Kiai juga berharap agar aparat kepolisian dapat segera menuntaskan proses penyelidikan ini sehingga kebenaran dapat terungkap secepatnya dan ketenangan masyarakat dapat dipulihkan kembali.
Harapan Masyarakat
Peristiwa ini telah menjadi sorotan publik yang luas, tidak hanya di Kecamatan Ciracap tetapi juga di wilayah-wilayah sekitarnya. Masyarakat berharap agar kasus ini benar-benar menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak: bahwa setiap orang di muka bumi ini wajib dihormati, terlebih lagi para ulama dan tokoh agama yang telah mendedikasikan hidupnya untuk membimbing masyarakat ke jalan yang benar.
“Semoga dengan adanya peristiwa yang menyedihkan ini, tidak akan pernah ada lagi kejadian serupa yang menimpa siapapun, dimanapun, dan kapanpun di masa yang akan datang. Keamanan, kenyamanan, dan penghormatan antar sesama warga bangsa harus senantiasa kita jaga bersama,” ujar warga yang turut hadir sore tadi.
Tetap Menjadi Pantauan Publik
Hingga saat ini, perkembangan penanganan kasus tersebut terus dipantau oleh masyarakat luas. Masyarakat berharap proses hukum berjalan lancar, transparan, dan menghasilkan keputusan yang memuaskan rasa keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Semoga ke depannya situasi kembali tenang, damai, dan keharmonisan antarwarga di wilayah Ciracap tetap terjaga dengan baik.
Liputan global rise tv Sukabumi
Penulis Bambang Irawan
Kabiro Dedi Mulyadi (codri)
