BERITA SUSULAN: DUGAAN LALAI K3, PROYEK TALUD PENYAK MENJADI SOROTAN PUBLIK — SAAT AWAK MEDIA MINTA KONFIRMASI, NOMOR DIBLOKIR OJI

PROYEK TALUD PENYAK PT BANGUN CIPTA ARTHA KIAN DISOROT, ADA APA?
Global Rise TV (BANGKA TENGAH) — SELASA, 28/07/2026. Sorotan terhadap pelaksanaan proyek pembangunan talud di Desa Penyak, Kabupaten Bangka Tengah, terus bergulir. Setelah sebelumnya muncul dugaan lemahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sekitar lokasi pekerjaan, kini persoalan tersebut kembali menjadi perhatian publik menyusul adanya dugaan pemblokiran nomor kontak awak media saat hendak meminta konfirmasi kepada pihak terkait.
Tim awak media sebelumnya berupaya menghubungi Oji, yang disebut sebagai kuasa Akin selaku pemilik Restoran Biru Laut, untuk meminta penjelasan dan klarifikasi terkait berbagai informasi yang berkembang mengenai pelaksanaan proyek talud tersebut.
Upaya konfirmasi dilakukan sebagai bagian dari tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi secara berimbang. Pihak yang disebut atau dikaitkan dengan suatu persoalan tentu memiliki hak untuk memberikan penjelasan, bantahan, maupun klarifikasi kepada publik.
Namun, saat awak media hendak melakukan konfirmasi, nomor kontak awak media diduga diblokir oleh Oji.
Jika dugaan tersebut benar, kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan. Sebab, upaya konfirmasi seharusnya menjadi ruang bagi pihak terkait untuk menjelaskan persoalan yang berkembang, bukan justru menutup akses komunikasi.
Media tidak sedang menghakimi. Media sedang menjalankan fungsi kontrol sosial dan meminta penjelasan atas informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
DUGAAN KELALAIAN K3 JADI SOROTAN
Sebelumnya, pelaksanaan proyek talud yang dikerjakan PT Bangun Cipta Artha menjadi sorotan setelah adanya dugaan kurang optimalnya penerapan K3 di sekitar lokasi pekerjaan.
Aktivitas kendaraan proyek yang disebut keluar-masuk dan hilir-mudik di sekitar akses jalan menjadi perhatian karena dinilai berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan apabila tidak disertai pengaturan lalu lintas dan pengamanan yang memadai.
Dalam pekerjaan konstruksi yang berada di ruang publik, aspek keselamatan semestinya tidak boleh dianggap sepele.
Pengaturan kendaraan proyek, pemasangan rambu-rambu peringatan, pengamanan area pekerjaan, serta pengawasan terhadap aktivitas kendaraan keluar-masuk lokasi merupakan hal yang penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan melindungi masyarakat yang melintas.
Jangan sampai persoalan K3 baru menjadi perhatian setelah terjadi kecelakaan.
KONFIRMASI BELUM MENDAPATKAN TANGGAPAN
Selain berupaya menghubungi Oji, awak media juga telah meneruskan informasi terkait persoalan tersebut kepada Pak Teguh dari pihak SDA untuk mendapatkan tanggapan dan klarifikasi.
Namun hingga berita susulan ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari pihak terkait.
Sikap tidak memberikan tanggapan maupun dugaan pemblokiran terhadap nomor awak media tentu menjadi catatan dalam proses peliputan. Namun demikian, media tetap memberikan ruang kepada pihak-pihak terkait untuk menyampaikan hak jawab dan klarifikasi.
Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi pelanggaran sebelum adanya pemeriksaan dan verifikasi dari pihak yang berwenang. Namun, dugaan persoalan K3 yang menjadi perhatian publik tetap perlu mendapatkan penjelasan secara terbuka.
INSTANSI TERKAIT DIMINTA TURUN LANGSUNG
Dengan adanya sorotan tersebut, instansi teknis dan pihak berwenang diminta turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi proyek.
Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah pelaksanaan pekerjaan, penerapan K3, pengamanan area proyek, serta pengaturan kendaraan keluar-masuk lokasi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jika ditemukan adanya pelanggaran, pihak yang bertanggung jawab diharapkan diberikan tindakan sesuai aturan. Sebaliknya, jika seluruh pelaksanaan proyek telah memenuhi ketentuan, maka penjelasan resmi juga penting disampaikan kepada publik agar persoalan tidak berkembang menjadi spekulasi.
Publik berhak mengetahui apakah standar keselamatan benar-benar diterapkan di lapangan.
Kini perhatian publik tertuju pada langkah pihak terkait dalam memberikan klarifikasi dan memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Oji, Akin, PT Bangun Cipta Artha, maupun pihak SDA masih diberikan ruang untuk memberikan hak jawab dan klarifikasi.
Media akan terus berupaya melakukan konfirmasi secara profesional dan berimbang demi memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
GlobalRiseTv :
Mega Lestari🖊️
