IMC Cabang Rangkasbitung Kembali Gelar Seminar Edukatif Bersih Narkoba & Obat-Obatan di SMAN 1 Banjarsari.

Global Rise TV (Lebak-Banten),,Minggu 09 Agustus 2026–Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) Cabang Rangkasbitung kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan Seminar Edukatif Bersih Narkoba & Obat-Obatan dengan tema “Akselerasi Sinergi Mahasiswa & Masyarakat dalam Pencegahan Narkotika di Era Generasi Digital”.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 07 Agustus 2026 bertempat di SMAN 1 Banjarsari ini menghadirkan dua pemateri, yakni IPDA Ogi Septia Renggana, S.H., Kanit II Satuan Reserse Narkoba Polres Lebak dan Nasyudin Rumi, selaku Aktivis Mahasiswa. Keduanya memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, sekaligus mendorong pelajar agar mampu menjadi generasi yang sadar hukum, sehat, dan produktif.
Sekretaris Cabang IMC Rangkasbitung, Rio Putra Yunanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan edukasi organisasi dalam menjawab tantangan penyalahgunaan narkotika yang kian menyasar kalangan pelajar.
“Pelajar hari ini hidup di tengah arus digital yang sangat cepat, sehingga edukasi seperti ini penting agar mereka memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang. Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi dalam membangun kesadaran bersama,” ujarnya.
Ketua Cabang Ikatan Mahasiswa Cilangkahan Cabang Kota Rangkasbitung, Faqih Khoerudin, menegaskan bahwa seminar tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masa depan generasi muda sekaligus bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Seminar ini merupakan bentuk daripada kepedulian kita sebagai mahasiswa terhadap masa depan generasi muda. Pencegahan narkotika tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi harus diperkuat dengan edukasi, literasi hukum, dan pembentukan karakter sejak dini. Mahasiswa harus mengambil posisi sebagai bagian dari solusi dengan membangun kesadaran kritis, memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dan masyarakat, serta mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan penyalahgunaan narkotika di era digital menuntut pendekatan yang lebih adaptif dan kolaboratif. Karena itu, sinergi antara mahasiswa, sekolah, masyarakat, dan aparat penegak hukum menjadi elemen penting dalam membangun strategi pencegahan yang berkelanjutan.
Dalam penyampaian materinya, IPDA Ogi, menjelaskan berbagai bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang perlu diwaspadai oleh para pelajar. Sementara itu, Nasyudin Rumi, menekankan pentingnya peran mahasiswa dan generasi muda dalam membangun gerakan moral serta lingkungan pergaulan yang sehat dan bebas dari pengaruh negatif narkoba.
Kegiatan seminar berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui kegiatan ini, IMC Cabang Rangkasbitung berharap sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan lembaga pendidikan dapat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba dan obat-obatan terlarang.
Deny afrianto_LitBang Redaksi Global Rise Tv.
