KELUARGA BESAR ALMASTER BABEL BERDUKA, MEGA LESTARI: “SELAMAT JALAN ABANGKU, PERJUANGANMU AKAN KAMI LANJUTKAN

0
IMG-20260813-WA0012

Global Rise TV (PANGKALPINANG)— Kabar duka menyelimuti keluarga besar Aliansi Masyarakat Terzolimi (ALMASTER) Bangka Belitung. Sosok yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan perjuangan organisasi, Tommy Chandra, Sekretaris ALMASTER Bangka Belitung, telah berpulang ke Rahmatullah pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Kepergian Tommy Chandra bukan sekadar kehilangan seorang pengurus. Bagi keluarga, sahabat, dan rekan seperjuangannya, Tommy adalah sosok yang meninggalkan jejak persaudaraan, kebersamaan, serta kenangan yang tidak akan mudah terhapus oleh waktu.

Kabar kepergian tersebut menyisakan kesedihan mendalam di tengah keluarga besar ALMASTER Babel. Sosok yang selama ini hadir dalam berbagai perjuangan dan menyuarakan aspirasi masyarakat kini telah pergi untuk selamanya.

Mega Lestari menyampaikan rasa kehilangan yang begitu mendalam atas kepergian Tommy Chandra.

«“Hari ini kami kehilangan seorang abang, sahabat, dan saudara seperjuangan. Tommy bukan hanya bagian dari ALMASTER. Bagi kami, dia adalah keluarga. Banyak perjalanan, perjuangan, cerita, tawa, bahkan perbedaan pendapat yang pernah kita lalui bersama,” ungkap Mega Lestari dengan penuh haru.»

Menurut Mega, kenangan bersama almarhum akan menjadi bagian yang tidak akan pernah hilang. Ada banyak cerita yang mungkin tidak sempat diucapkan, ada banyak perjuangan yang belum selesai, dan ada banyak kebersamaan yang kini hanya tinggal kenangan.

«“Kadang kita tidak pernah menyangka bahwa pertemuan terakhir akan menjadi perpisahan untuk selamanya. Hari ini kami hanya bisa mengenang semua kebaikan dan perjuangan abang Tommy. Rasanya berat menerima kenyataan bahwa beliau telah pergi,” tuturnya.»

SELAMAT JALAN ABANGKU

Dengan penuh rasa kehilangan, Mega Lestari menyampaikan pesan terakhir untuk almarhum Tommy Chandra.

«“Selamat jalan, abangku Tommy. Istirahatlah dengan tenang. Perjuanganmu tidak akan kami lupakan. Apa yang telah abang mulai, semangat yang telah abang tanamkan, serta keberanian untuk menyuarakan kepentingan masyarakat akan terus kami kenang dan kami lanjutkan.”»

«“Terima kasih untuk semua kebersamaan, persaudaraan, nasihat, perjuangan, dan kebaikan yang pernah abang berikan. Mungkin hari ini kita tidak lagi bisa duduk bersama, tetapi nama dan kenangan tentang abang akan selalu hidup di hati kami,” lanjutnya.»

Kepergian Tommy menjadi pengingat bahwa setiap pertemuan pada akhirnya memiliki perpisahan. Namun, bagi mereka yang pernah berjalan bersama almarhum, kepergian tersebut tidak akan menghapus nilai-nilai kebaikan dan perjuangan yang pernah ditinggalkan.

MOHON MAAF ATAS SEGALA KESALAHAN ALMARHUM

Mewakili keluarga besar dan rekan-rekan seperjuangan, Mega Lestari juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama hidupnya almarhum Tommy Chandra pernah melakukan kesalahan, baik melalui perkataan maupun perbuatan.

«“Kami memohon dengan segala kerendahan hati kepada siapa pun yang pernah mengenal almarhum, apabila abang Tommy pernah memiliki kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, kiranya dapat dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.”»

«“Jika pernah ada perkataan yang menyakiti, perbuatan yang kurang berkenan, atau persoalan yang belum terselesaikan, mohon dimaafkan. Hari ini tidak ada lagi yang kami harapkan selain doa terbaik untuk almarhum,” ujarnya.»

Mega juga mengajak seluruh sahabat, keluarga, rekan organisasi, dan masyarakat yang mengenal Tommy untuk bersama-sama mendoakan almarhum.

«“Jika ada kebaikan yang pernah beliau lakukan, mari kita kenang. Jika ada kesalahan, mari kita maafkan. Dan jika kita masih bisa memberikan sesuatu untuk beliau, berikanlah doa terbaik,” ucapnya.»

DOA UNTUK ABANG TOMMY

Di tengah suasana duka, doa menjadi bentuk cinta terakhir bagi seseorang yang telah berpulang.

«“Semoga Allah SWT mengampuni seluruh dosa dan kekhilafan almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan dan menerangi alam kuburnya, memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta menempatkan almarhum bersama orang-orang yang beriman dan beramal saleh.”»

«“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan untuk menerima kehendak Allah SWT,” lanjut Mega.»

Kepergian Tommy mungkin mengakhiri kebersamaan secara fisik, tetapi tidak akan mengakhiri persaudaraan dan kenangan yang telah terbangun.

Selamat jalan, Abang Tommy.

Tidak ada perpisahan yang benar-benar mudah. Namun, kami percaya setiap kebaikan yang ditinggalkan akan selalu menemukan tempat di hati orang-orang yang pernah merasakannya.

Istirahatlah dengan tenang.

Perjuanganmu akan kami lanjutkan.

Kenangan tentangmu akan tetap hidup dalam setiap langkah yang kami jalani.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Al-Fatihah.

GLOBALRISETV :
Mega Lestari ✍️

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *