Habiskan Puluhan Juta dan Berhutang, Tak Sedikit PMI Jepang Pilih Pulang Sebelum Sukses

Global Rise TV (Sukabumi)-PMI (Pekerja Migran Indonesia). Banyak orang berpikir bekerja di Jepang pasti bisa mengubah nasib dan memperbaiki ekonomi keluarga. Padahal, kenyataannya tidak selalu seindah yang dibayangkan.
Ada yang sudah menghabiskan puluhan juta rupiah untuk biaya keberangkatan, belajar bahasa Jepang, mengurus dokumen, bahkan ada yang sampai berutang. Namun, setelah tiba di Jepang, ternyata tantangan yang dihadapi jauh lebih berat dari perkiraan.
Bukan hanya soal bahasa dan pekerjaan, tetapi juga tekanan kerja, tidak kuat menghadapi teguran, hingga mengalami perundungan atau bullying di tempat kerja. Ada yang baru beberapa bulan bekerja sudah merasa tidak sanggup lagi dan akhirnya memutuskan pulang ke Indonesia, sementara uang yang dikeluarkan belum kembali dan utang masih harus dibayar.
Kita tidak pernah tahu seberat apa perjuangan yang mereka alami. Jadi, jangan buru-buru menghakimi orang yang memilih pulang. Kesehatan mental dan keselamatan diri juga penting. Tidak semua orang mampu bertahan dalam situasi yang sama.
Usahakan sebelum berangkat kerja ke Jepang, jangan hanya mempersiapkan uang dan dokumen. Persiapkan juga mental, pelajari budaya kerja, tingkatkan kemampuan bahasa Jepang, dan cari tahu ke mana harus meminta bantuan jika mengalami masalah di tempat kerja.
Bekerja di Jepang bukan jaminan langsung sukses. Bertahan bukan satu-satunya tanda keberhasilan, dan pulang ke Indonesia bukan berarti gagal. 🤗
Lebih baik memahami risiko sejak awal daripada mengambil keputusan besar tanpa persiapan yang matang.
Liputan Sukabumi
Kabiro Dedy Mulyadi ( Codry)
