Miris, SDN Leuwibalang 1 dan SDN Leuwibalang 2 Kecamatan Cikeusik Belum Tersentuh Program MBG.

0
IMG-20261011-WA0057

Global Rise TV (Pandeglang, Banten) -. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh siswa, termasuk anak-anak Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang provinsi Banten,

Perlu di ketahui, hingga saat ini masih terdapat di Sekolah Dasar Negri Leuwibalang 1 dan Leuwibalang 2. khususnya di desa Leuwibalang Kecamatan Cikeusik diduga belum tersentuh program MBG, maka siswa-siswi sangat mengharapkan, program tersebut,

Harapan sejumlah siswa-siswi di SDN Leuwibalang 1 dan Leuwibalang 2, ia sangat mengharapakan bahwa kapan sekolah kami mendapatkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ujar siswa-siswi SDN Leuwibalang 1 dan SDN Leuwibalang 2, (Minggu:11-10-2026).

Muslim S.Pd selaku Kepala Sekolah di SDN Leuwibalang 1 dan
Eman Suparman, S.Pd, Kepala Sekolah, SDN Leuwibalang 2, ia menjelaskan bahwa sampai hari ini belum mendapatkan program MBG dan saya berharap kepada yang punya wewenang supaya dapat di realisasikan sehingga SDN kami dapat merasakan program MBG tersebut seperti sekolah lain, ungkapnya.

Satria Hidayat salah satu anggota Persatuan Pewarta Wartawan Indonesia, (PPWI) berharap ke pihak terkait dapat segera melakukan pendataan serta memastikan sekolah-sekolah yang belum mendapatkan layanan MBG agar tidak tertinggal dan agar seluruh siswa SD ataupun yang lainnya di Kecamatan Cikeusik mendapatkan hak yang sama untuk menerima Makanan Bergizi Gratis (MBG), tukasnya.

Lanjut Satria,”Maka dengan ini saya meminta adanya kejelasan mengenai program ini menyeluruh ke tiap-tiap desa di Kecamatan Cikeusik salah satunya di SDN 1 dan SDN 2 Leuwibalang, itu sekolah yang belum mendapatkan program MBG, maka program MBG diharapkan tidak hanya berjalan di wilayah tertentu, akan tetapi dapat di harapkan semuanya bisa merasakan program tersebut dan bisa menjangkau seluruh peserta anak didik secara bertahap dan merata, khususnya di wilayah pedesaan yang terpencil tersebut, mengingat program MBG, merupakan salah satu upaya pemenuhan asupan Gizi bagi peserta didik dan yang lainnya, maka saya berharap pemerintah daerah, instansi terkait, serta penyelenggara program segera turun ke lapangan untuk memastikan tidak ada lagi siswa yang terlewat dari program tersebut khususnya di wilayah Kecamatan Cikeusik, pungkasnya,

Yusril Mahendra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *