NIATAN ABDUL MAHMUD MANTAN SEKDES PULOJAYA: “SIAP MAJU UNTUK KERJA NYATA, BUKAN SEKEDAR JANJI”

Global Rise TV (Karawang) -Tidak banyak janji, tapi bukti sudah ada. Itulah alasan Abdul Mahmud, mantan Sekretaris Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, mantap maju mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Pulojaya. Bagi warga yang mengenalnya, nama Abdul Mahmud bukan nama baru. Ia sudah bertahun-tahun mengabdi di balik meja desa, melayani warga tanpa pamrih.
Abdul Mahmud resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa Pulojaya pada Pilkades 2026. Ia maju dengan satu tekad: melakukan kerja nyata untuk warga, bukan sekedar janji manis.
Abdul Mahmud. Mantan Sekdes Pulojaya yang sudah hafal luar dalam persoalan desa. Ia didukung penuh oleh tokoh masyarakat, tokoh petani, tokoh ulama, tokoh pemuda, dan warga biasa yang merasa dekat dengan sosoknya.
Pendaftaran dilakukan pada periode 2 hingga 10 September 2026 di sekretariat Panitia Pilkades Desa Pulojaya. Dan di hari terakhir, Abdul Mahmud datang dengan keyakinan penuh.
Karena Abdul Mahmud melihat masih banyak program yang harus dituntaskan.
“Selama jadi Sekdes saya belajar. Sekarang saatnya saya mengabdi lebih luas. Prioritas saya melanjutkan pembangunan, menguatkan ekonomi warga, dan memastikan setiap anggaran benar-benar sampai ke rakyat,” ujarnya.
Dengan 3 langkah nyata:
- Kerja untuk Warga: Buka lapangan kerja lewat pelatihan, UMKM, dan dorong perusahaan sekitar rekrut tenaga lokal.
- Kerja untuk Desa: Bangun infrastruktur yang berkualitas dan transparan. Tidak ada anggaran yang “hilang”.
- Kerja untuk Kesejahteraan: Pastikan bantuan sosial tepat sasaran, pendidikan dan kesehatan dasar jadi prioritas.
Suara Warga: “Kami Butuh Pemimpin yang Turun ke Bawah”
Saat silaturahmi beberapa waktu lalu, rumah Abdul Mahmud dipenuhi warga. Bukan karena ada acara besar, tapi karena warga ingin menyampaikan isi hati.
“Kami sudah lihat kinerja Pak Abdul Mahmud selama jadi Sekdes. Beliau orangnya mau dengar, mau kerja. Kami titip desa ini ke beliau,” kata salah seorang warga dengan mata berkaca-kaca.
Panitia Pilkades pun mengimbau agar Pilkades nanti berjalan damai, jujur, dan adil.
Dengan bermodalkan pengalaman dan hati yang tulus mengabdi, Abdul Mahmud kini hanya menunggu satu hal: amanah dari warga Desa Pulojaya.
Karena baginya, memimpin bukan soal kursi. Tapi soal tanggung jawab mengangkat harkat hidup masyarakat.
Laporan: Rusdiana
