Proyek SPAM Rp504 Juta di Desa Manglid, Cibitung, Disorot Awak Media, Identitas Pelaksana Belum Jelas

Global Rise TV (PANDEGLANG) — Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan sarana air bersih Paket 2 di Desa Manglid, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan awak media. Pasalnya, saat melakukan peninjauan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, awak media mengaku kesulitan memperoleh informasi yang jelas mengenai pihak pelaksana pekerjaan tersebut.
Proyek yang disebut memiliki anggaran sebesar Rp504.772.000 00 itu mencakup program SPAM Paket 2 untuk wilayah Kecamatan Pulosari, Cimanuk, dan Cibitung. Namun, ketika awak media mendatangi lokasi pembangunan di Desa Manglid, informasi mengenai identitas pihak pelaksana belum berhasil diperoleh secara jelas.
Saat dikonfirmasi di lokasi, sejumlah pekerja, menurut keterangan awak media, mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab sebagai pelaksana kegiatan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi proyek, terutama terkait pihak yang dapat dimintai keterangan mengenai pelaksanaan pekerjaan.
Awak media kemudian mencoba menghubungi seorang pejabat yang disebut sebagai Pak Sek melalui aplikasi WhatsApp. Dalam komunikasi tersebut, menurut keterangan awak media, yang bersangkutan menyampaikan bahwa pekerjaan itu dilaksanakan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama masyarakat setempat.
Meski demikian, penjelasan tersebut belum memberikan kejelasan mengenai identitas penanggung jawab teknis atau mekanisme pelaksanaan proyek secara terperinci.


Proyek Anggaran Ratusan Juta, Transparansi Harus Diutamakan
Pelaksanaan pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Masyarakat perlu memperoleh informasi yang memadai mengenai kegiatan pembangunan, nilai anggaran, metode pelaksanaan, serta pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Awak media menilai kejelasan informasi sangat penting agar pengawasan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Apabila proyek tersebut dilaksanakan melalui mekanisme swakelola dengan melibatkan masyarakat, pihak terkait diharapkan menjelaskan mekanisme tersebut berdasarkan dokumen resmi.
Jangan sampai keterbatasan informasi membuat masyarakat kesulitan mengetahui pihak yang harus dihubungi apabila ditemukan persoalan dalam pelaksanaan pekerjaan.
Dinas PUPR Diminta Memberikan Klarifikasi
Dinas PUPR dan pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan mengenai proyek SPAM Paket 2 di Desa Manglid, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang.
Klarifikasi tersebut diperlukan untuk mengetahui identitas penanggung jawab kegiatan, metode pelaksanaan, perkembangan pekerjaan, serta kesesuaiannya dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Pengawasan oleh media dan masyarakat bukan bertujuan menghambat pembangunan, melainkan memastikan program pemerintah berjalan secara terbuka dan memberikan manfaat bagi warga.
Masyarakat Berharap Pembangunan Air Bersih Berkualitas
Program SPAM merupakan salah satu upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih. Oleh karena itu, pembangunan ini diharapkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga menghasilkan sarana yang berfungsi dengan peruntukannya dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Masyarakat berhak berharap agar anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya. Karena itu, kualitas pekerjaan, keterbukaan informasi, dan kejelasan pertanggungjawaban perlu menjadi perhatian bersama.
Hingga berita ini disusun, berdasarkan keterangan awak media, identitas pelaksana secara spesifik belum berhasil diperoleh. Pihak Dinas PUPR dan pihak terkait perlu diberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi agar pemberitaan tetap berimbang.
Transparansi merupakan bagian penting dari kepercayaan publik. Dinas terkait diharapkan memberikan informasi yang jelas agar pelaksanaan pembangunan SPAM di Desa Manglid dapat diawasi dan dipertanggungjawabkan sesuai peraturan yang berlaku.
Laporan m sahim
