Puskesmas Sindangresmi Diduga Sulit Ditemui Wartawan, Transparansi Dana BOK Dipertanyakan.

Global Rise TV (PANDEGLANG, BANTEN)— Puskesmas Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, diduga sulit ditemui oleh awak media. Kondisi tersebut dikeluhkan seorang wartawan media online berinisial Wan, yang mengaku beberapa kali mengalami kesulitan saat hendak melakukan konfirmasi terkait pelayanan dan penggunaan anggaran di lingkungan Puskesmas Sindangresmi. (5/9/2026).
Menurut Wan, dirinya merasa akses komunikasi dengan pihak Puskesmas Sindangresmi terkesan sulit. Ia juga mengaku nomor teleponnya beberapa kali diblokir, padahal wartawan memiliki fungsi kontrol sosial dan melakukan tugas jurnalistik dengan mengedepankan konfirmasi serta keberimbangan informasi.
“Saya datang ke Puskesmas Sindangresmi untuk menanyakan terkait anggaran BOK (Bantuan Operasional Kesehatan). Saya ingin mendapatkan informasi dan melakukan konfirmasi secara langsung,” ujar Wan saat berada di lokasi.
Wan menilai, sebagai fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah, Puskesmas Sindangresmi semestinya terbuka terhadap pertanyaan masyarakat maupun media selama dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengaku kesulitan menemui kepala Puskesmas untuk memperoleh penjelasan mengenai persoalan yang hendak dikonfirmasi.
“Saya berharap pihak Puskesmas tidak menghindari wartawan. Kami datang bukan untuk mencari masalah, tetapi menjalankan fungsi kontrol sosial dan memberikan informasi kepada masyarakat,” kata Wan.
Persoalan tersebut menjadi perhatian karena keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Terlebih, anggaran yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan perlu dikelola secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
Namun demikian, hingga berita ini disusun, sesuai uu pers no 40 tahun 1999.belum diperoleh keterangan resmi dari Kepala Puskesmas Sindangresmi maupun pihak terkait mengenai tudingan tersebut, termasuk alasan mengenai kesulitan komunikasi dan akses wartawan untuk melakukan konfirmasi.
Media masih berupaya meminta klarifikasi kepada pihak Puskesmas Sindangresmi agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan tidak merugikan pihak mana pun…..
Rep juhri
