Semangat Sumpah Pemuda, Abdul Mahmud Ajak Pemuda-Pemudi Pulojaya Bangun Desa Bersama

0
IMG_20261027_191654


Global Rise TV (KARAWANG)- Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026, Calon Kepala Desa Pulojaya Nomor Urut 2, Abdul Mahmud, menyerukan persatuan dan kebangkitan peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan desa.

Peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 dijadikan momentum silaturahmi dan konsolidasi dukungan. Abdul Mahmud menggelar ajakan terbuka kepada seluruh simpatisan, khususnya generasi muda Desa Pulojaya untuk bersatu meraih masa depan desa yang lebih maju, mandiri, dan bermartabat.
Kegiatan ini digagas oleh Abdul Mahmud, Calon Kades Pulojaya No Urut 2, bersama tim relawan dan puluhan pemuda-pemudi Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang.


Kegiatan ini digagas oleh Abdul Mahmud, Calon Kades Pulojaya No Urut 2, bersama tim relawan dan puluhan pemuda-pemudi Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang.


Momentum utama adalah Hari Sumpah Pemuda, Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan doa bersama dan deklarasi semangat pemuda akan digelar serentak di posko pemenangan.


Menurut Abdul Mahmud, Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial, tapi janji suci. “Pemuda hari ini adalah pemimpin Pulojaya di masa depan. Jika pemuda-pemudi kita bersatu, bertumpah darah satu, berbangsa satu, maka tidak ada yang tidak mungkin untuk Pulojaya. Saya tidak bisa membangun desa ini sendirian. Saya butuh tangan-tangan terampil, ide-ide kreatif, dan semangat membara kalian,” ujar Abdul Mahmud dengan mengepalkan tangan sebagai simbol semangat.

Tujuan utama adalah untuk meraih simpati dan dukungan seluas-luasnya, membangun ikatan emosional agar pemuda merasa memiliki dan dilibatkan dalam pembangunan.


Strategi yang ditawarkan Abdul Mahmud untuk merangkul pemuda:

  1. Pemberdayaan Karang Taruna: Mengaktifkan kembali Karang Taruna sebagai wadah kreativitas, olahraga, dan wirausaha pemuda.
  2. Pelatihan Skill & UMKM: Membuka pelatihan kerja, digital marketing, dan modal usaha untuk pemuda-pemudi agar tidak perlu merantau jauh.
  3. Ruang Aspirasi Terbuka: Membuat Forum Pemuda Pulojaya, tempat setiap ide pemuda didengar dan direalisasikan dalam program desa.
  4. Olahraga dan Seni: Menggelar turnamen pemuda antar-dusun dalam rangka Sumpah Pemuda untuk mempererat persaudaraan.

“Ini bukan tentang memilih nomor 2, tapi tentang memilih masa depan kita. Mari kita buktikan, pemuda Pulojaya bisa jadi contoh untuk Lemahabang dan Karawang. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa – Satu Tekad Membangun Pulojaya!” tegasnya.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, Abdul Mahmud berharap dukungan mengalir bukan karena paksaan, tapi karena simpati dan kepercayaan tulus dari hati pemuda-pemudi Pulojaya.

W@ns


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *