BUNG DODOY: PENGUATAN DOKTER SPESIALIS LEBIH MENDESAK DARIPADA MEMBANGUN RUMAH SAKIT JANTUNG BARU

0
IMG-20260802-WA0029

Global Rise TV (BANGKA BELITUNG)– Minggu, 2 Agustus 2026 – Rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membangun rumah sakit khusus jantung dan stroke melalui skema pinjaman daerah senilai Rp293 miliar menuai berbagai tanggapan dari sejumlah kalangan.

Ketua LBH Milenial Bangka Tengah, Dairi, S.H., atau yang lebih dikenal dengan sapaan Bung Dodoy, menilai bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan merupakan kebutuhan yang jauh lebih mendesak dibandingkan pembangunan gedung rumah sakit baru.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan bangunan dan peralatan medis, tetapi juga oleh keberadaan tenaga kesehatan yang profesional, berpengalaman, dan memiliki kompetensi khusus di bidangnya.

“Yang lebih mendesak saat ini adalah penguatan sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya penambahan dokter spesialis jantung, dokter spesialis saraf, serta tenaga kesehatan yang memiliki pengalaman dan kemampuan yang memadai. Fasilitas yang baik tidak akan mampu memberikan pelayanan maksimal apabila belum ditunjang oleh SDM yang berkualitas,” ujar Bung Dodoy.

Ia menjelaskan bahwa Bangka Belitung telah memiliki Rumah Sakit Umum Provinsi Dr. (Ir.) Soekarno yang dinilai masih dapat terus dikembangkan menjadi pusat layanan kesehatan jantung dan stroke melalui penambahan tenaga medis, peningkatan teknologi kesehatan, serta penguatan sarana dan prasarana yang telah tersedia.

Menurut Bung Dodoy, pemerintah juga perlu memperhitungkan dampak jangka panjang dari kebijakan pinjaman daerah, terutama berkaitan dengan efektivitas penggunaan anggaran dan manfaat yang akan diterima masyarakat secara langsung.

“Daripada membangun rumah sakit baru dengan pembiayaan yang berasal dari pinjaman daerah, akan lebih efektif apabila anggaran tersebut digunakan untuk memperkuat rumah sakit yang sudah ada, meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan, menambah dokter spesialis, serta melengkapi berbagai fasilitas pendukung pelayanan kesehatan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, terjangkau, dan mudah diakses, sehingga kebijakan yang diambil harus benar-benar mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Bung Dodoy juga berharap Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat membuka ruang dialog yang lebih luas dengan melibatkan tenaga kesehatan, akademisi, organisasi masyarakat, serta berbagai elemen lainnya sebelum mengambil keputusan strategis.

Menurutnya, setiap kebijakan yang berkaitan dengan pelayanan publik harus dilandasi oleh prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

GlobalRiseTv :
Mega Lestari🖊️

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *