Desa Pringwulung Ikuti Kegiatan BBGRM, Dorong Lingkungan Bersih, Sehat dan Berdaya

0
IMG-20260904-WA0074

Global Rise TV ,(Serang)–Desa Pringwulung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, mengikuti kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masarakat
(BBGRM) yang dilaksanakan di Kampung Sanggo RT 02/RW 02, Desa Pringwulung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten. Jumat, (4/9/26).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Pringwulung Sana beserta jajaran staf, Camat Bandung H. Safrudin bersama rombongan, Ketua Tim Penilai dari Kabupaten Serang Fandi beserta rombongan, serta unsur TNI dan Polri.

Turut hadir Babinkamtibmas, Babinsa Sertu Saipul, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, TP-PKK, kader Posyandu, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Dalam perlombaan kegiatan BBGRM tersebut, terdapat sejumlah aspek yang menjadi penilaian, di antaranya Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Pos Kamling, Rumah Sehat, infrastruktur lingkungan, serta keberadaan Sanggar Taman Baca Anak.

Untuk kategori TOGA, masyarakat menyiapkan berbagai tanaman obat seperti jahe, tanaman sirih, lidah buaya, dan kunyit. Keberadaan tanaman tersebut diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Pos Kamling yang menjadi bagian dari penilaian dilengkapi berbagai fasilitas pendukung keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti tabung pemadam kebakaran, kentongan, kode isyarat, buku inventaris, buku daftar tamu, jam dinding, buku absensi, serta alat komunikasi.

Aspek Rumah Sehat juga menjadi perhatian dengan mendorong masyarakat menjaga kebersihan rumah sekaligus melakukan penghijauan di halaman. Lingkungan rumah yang bersih dan hijau diharapkan dapat menciptakan suasana yang sehat, nyaman dan indah.

Pada bidang infrastruktur, penilaian diarahkan pada kondisi jalan lingkungan yang bersih, tertata dan memiliki nilai estetika. Selain itu, keberadaan Sanggar Taman Baca Anak menjadi salah satu upaya mendorong tumbuhnya budaya membaca serta menyediakan ruang positif bagi anak-anak di lingkungan masyarakat.

Ketua Tim Penilai dari Kabupaten Serang, Fandi, mengatakan kegiatan BBGRM bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk mendorong masyarakat dan pemerintah desa agar terus meningkatkan kualitas lingkungan.

Menurut Fandi, penilaian dilakukan terhadap berbagai aspek yang telah ditentukan, mulai dari kebersihan dan penghijauan lingkungan, tanaman obat keluarga, kesiapan Pos Kamling, rumah sehat, infrastruktur jalan lingkungan hingga fasilitas yang mendukung aktivitas anak-anak.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, keamanan, kesehatan dan keindahan lingkungan secara berkelanjutan. Yang paling penting bukan hanya saat lomba, tetapi bagaimana kebiasaan baik ini terus dilakukan setelah kegiatan selesai,” ujar Fandi.

Kepala Desa Pringwulung, Sana, mengatakan kegiatan BBGRM menjadi momentum untuk menata lingkungan desa agar semakin bersih, indah dan nyaman. Menurutnya, kegiatan tersebut juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya.

“Yang dilombakan masalah penghijauan, supaya daerah kita tertata dan bagus. Ada tanaman obat seperti jahe, sirih, lidah buaya dan kunyit. Selain penghijauan, ada juga jalan lingkungan dan rumah sehat,” ujar Sana.

Ia menjelaskan, konsep rumah sehat yang dikembangkan tidak hanya menekankan kebersihan, tetapi juga penghijauan di sekitar rumah. Menurutnya, lingkungan rumah yang bersih dan indah akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Insya Allah kita ingin supaya rumah-rumah menjadi rumah sehat. Bersih itu indah,” katanya.

Sana menambahkan, ke depan Pemerintah Desa Pringwulung akan terus meningkatkan penataan lingkungan dan mendorong desa agar semakin baik. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Ke depannya insya Allah ingin meningkat lagi. Saya akan mendongkrak bagaimana caranya desa kita ini menjadi desa yang paling bagus, mudah-mudahan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan warga dilakukan atas kesadaran bersama tanpa adanya paksaan.

“Partisipasi masyarakat insya Allah berduyun-duyun. Alhamdulillah, mereka mau sendiri, bukan karena ditekan. Ini tentu menjadi kebanggaan dan semangat bagi kami,” tutur Sana.

Melalui kegiatan BBGRM, Pemerintah Desa Pringwulung berharap budaya gotong royong, kepedulian terhadap kebersihan, penghijauan, keamanan lingkungan, serta perhatian terhadap tumbuh kembang anak dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan.

(A,Oman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *