Musdes Desa Pringwulung Tetapkan RKPDes 2027 dan Perubahan RKPDes 2026

0
IMG-20260923-WA0070

Global Rise TV (Serang-Banten)— Pemerintah Desa Pringwulung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 dan Penetapan Perubahan RKPDes Tahun Anggaran 2026, Rabu, 23 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Pringwulung tersebut dihadiri Kepala Desa Pringwulung Sana beserta jajaran perangkat desa, Camat Bandung H. Safrudin beserta rombongan, Ketua BUMDes Mitra Buana Sejahtera Saepul, BPD, LPM, Karang Taruna, PKK, kader Posyandu, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa, Babinkamtibmas serta unsur masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Musdes menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan desa dengan mengedepankan partisipasi masyarakat. Berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat dibahas untuk kemudian dituangkan dalam dokumen perencanaan desa, baik untuk perubahan program Tahun Anggaran 2026 maupun penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027.

Wakil Ketua BPD Desa Pringwulung, Yus Saepullah, menyampaikan bahwa penetapan RKPDes merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan berdasarkan tahapan perencanaan pembangunan desa. Ia mengapresiasi tim penyusun RKPDes yang telah menyelesaikan proses penyusunan sehingga perubahan RKPDes 2026 dan RKPDes 2027 dapat ditetapkan lebih cepat dari jadwal yang sebelumnya direncanakan.

“Alhamdulillah, semula penetapan ditargetkan pada tanggal 30 September, namun berkat kerja sama seluruh pihak, baik perubahan RKPDes 2026 maupun RKPDes 2027 dapat ditetapkan pada hari ini,” ujar Yus Saepullah.

Dalam Musdes tersebut juga dibahas aspirasi masyarakat mengenai kondisi jaringan listrik di sejumlah wilayah Desa Pringwulung yang dinilai belum optimal. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam musyawarah, terdapat usulan penambahan sekitar delapan tiang listrik, dengan sebagian di antaranya masih dalam proses tindak lanjut.

Yus Saepullah menjelaskan, penambahan tiang listrik tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi jaringan pada sejumlah titik yang jaraknya cukup jauh sehingga berpengaruh terhadap kualitas jaringan listrik masyarakat. Usulan tersebut berasal dari masyarakat dan telah mendapat respons dari pihak PLN.

“Ini merupakan usulan dari masyarakat dan alhamdulillah mendapat respons dari PLN. Ada beberapa titik yang membutuhkan tambahan tiang karena jarak jaringan cukup panjang,” jelasnya.

Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian antara lain Kampung Sanggo RT 02 dan Kampung Pakisaji RT 04. Untuk pelaksanaan pemasangan, pemerintah desa mendorong koordinasi antara RT/RW, masyarakat, aparatur desa dan pihak terkait, terutama apabila pemasangan tiang membutuhkan lokasi di atas lahan milik warga.

Sementara itu, Kepala Desa Pringwulung Sana mengatakan, Pemerintah Desa akan terus menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, Musdes merupakan momentum untuk menyatukan kebutuhan masyarakat dengan perencanaan pembangunan desa.

“Program yang ditetapkan harus berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Karena itu, kami melibatkan berbagai unsur masyarakat agar perencanaan pembangunan benar-benar dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Pringwulung,” kata Sana.

Selain agenda Musdes, dalam kegiatan tersebut turut disampaikan keberadaan BUMDes Mitra Buana Sejahtera Desa Pringwulung yang memiliki sekretariat di Kampung Pakisaji. BUMDes tersebut saat ini didukung oleh enam orang anggota dan menjadi salah satu unsur kelembagaan ekonomi desa yang turut mendukung pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan Musdes ditutup dengan penyerahan berita acara hasil musyawarah dari Ketua BPD Desa Pringwulung, Bambang, kepada Kepala Desa Pringwulung Sana sebagai bagian dari proses administrasi penetapan hasil Musdes.

Melalui penetapan perubahan RKPDes Tahun Anggaran 2026 dan RKPDes Tahun Anggaran 2027, Pemerintah Desa Pringwulung berharap seluruh program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan secara terarah, transparan, partisipatif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(A,Oman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *