Perluas Manfaat Zakat, Wagub Dimyati Dorong Pembentukan UPZ di Lingkungan Kerja

0
IMG-20260923-WA0080

Global Rise TV (Banten)–Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong seluruh instansi, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayah Banten, untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Langkah ini dinilai penting guna memudahkan penghimpunan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri Sosialisasi Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten di Le Semar Hotel, Kota Serang, Rabu (23/9/2026). Acara ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan SMA, SMK, sekolah khusus (SKh), yayasan pendidikan, perusahaan, rumah sakit, klinik, perbankan, dan lembaga lainnya.

​Dimyati menjelaskan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan instansi dan perusahaan akan membantu mengoptimalkan penghimpunan zakat. Selain itu, langkah ini memastikan dana yang terkumpul dapat dikelola oleh lembaga yang memiliki kewenangan resmi.

​“Saya mengimbau kepada para pemangku kepentingan, termasuk jajaran birokrasi, untuk membentuk UPZ di instansinya masing-masing,” kata Wagub Dimyati.

​Dia juga mendorong perusahaan BUMN dan BUMD yang beroperasi di Banten agar melakukan langkah serupa. Menurut Wagub Dimyati, keberadaan UPZ dapat menjadi sarana menghimpun zakat dari lingkungan kerja, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

​Lebih lanjut, Wagub Dimyati menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan bagian dari harta yang ditunaikan untuk kepentingan sesama. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan dan harta benda hanyalah titipan yang bersifat sementara.

​“Zakat, infak, dan sedekah yang kita keluarkan itulah harta kita yang sesungguhnya. Jabatan hanyalah amanah yang tidak kekal,” ujarnya.

​Wagub Dimyati menambahkan, sosialisasi yang dilakukan oleh Baznas ini menjadi momentum yang tepat untuk mengingatkan masyarakat agar senantiasa menunaikan kewajiban zakat dan menjaga kepedulian sosial.

​Wagub Dimyati menilai Baznas memiliki peran strategis dalam memastikan zakat yang terhimpun dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen di Banten untuk mendukung penguatan ekosistem zakat melalui pembentukan UPZ.

​Dengan bertambahnya UPZ di instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan perusahaan lainnya, penghimpunan zakat diharapkan menjadi lebih terorganisasi dan memberikan dampak positif yang menjangkau lebih banyak masyarakat Banten.

​”ZIS menyucikan harta kita. Saya menyambut baik langkah Baznas yang terus mengajak pada kebaikan agar pengelolaan dana umat selalu berada di jalur yang benar,” tuturnya.

(A,Oman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *